Santri Al Kamal Meriahkan Idul Adha Di Pesantren
Alkamalblitar.com- Lantunan takbir terus menggema di lingkungan Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal. Sejak Ahad malam, usai shalat isya berjamaah, para santri putra telah berbaris di jalan depan pondok Al Kamal. Membawa obor untuk memeriahkan takbir keliling bersama dengan  Banom NU dan santri TPQ Desa Kunir. Senin paginya, ratusan santri PPTA dengan khidmah turut menyambut hari raya Idul Adha yang bertepatan pada tanggal 17 Juni 2024. Seusai jamaah sholat subuh, para santri berbondong-bondong menyusuri jalanan 1 KM ke arah selatan menuju lapangan Kunir untuk mengikuti sholat hari raya berjamaah yang juga diikuti oleh dewan asatidz markazy, pengasuh, serta warga masyarakat lingkungan Desa Kunir.
Terlaksananya sholat hari raya diimami langsung oleh beliau, KH.Dr. Asmawi Mahfudz M.Ag dan ustadz Abu Sofyan Al Khusaini, S.H sebagai muroqi. Khotib khotbah kali ini adalah ustadz Yazid Masykur, S.Pd.I. , beliau menyampaikan seputar kisah Nabi Ibrahim AS. dengan putranya, Nabi Ismail AS yang bisa kita ambil hikmahnya tentang bagaimana menjadi seorang mu’min yang taat dengan perintah Tuhannya.

Sepulang sholat berjamaah, para santri berkumpul di tempat yang berbeda, santri Al Munawaroh dan HM berada di aula HM, sedangkan santri Al Manshur, Al Adawiyah dan Al Masruriyah bertempat di surfah Masjid Al Kamal. Mereka Bersama-sama membaca tahlil dan disambung dengan makan bersama.
Tidak berhenti di situ, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan seminar Fiqhul Udhiyyah (Fiqih Qurban) yang dimoderatori oleh ukhty Tazkia Rahma dan penyampaian materi oleh ustadz Afrizal Nur Ali Syahputra M.Pd. Dalam seminar ini beliau lebih menekankan tentang perintah dianjurkannya berkurban, macam dan syarat hewan yang diperbolehkan untuk dikurbankan, serta waktu-waktu yang diperbolehkan untuk menyembelih hewan kurban.
Untuk lebih memantapkan pemahaman para santri mengenai kurban ini, materi yang beliau sampaikan merujuk pada beberapa ayat Al quran dan salah satu kitab kuning, yakni kitab Fatkhul Qorib. Dari banyaknya dalil yang ada, salah satu dalil yang sangat relevan dan familiar di kalangan para santri adalah ayat kedua dalam surah Al Kausar yang memiliki arti “Maka laksanakanlah salat karena Tuhan-mu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).” Selaras dengan makna penggalan ayat tersebut, keluarga besar Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal telah mengggugurkan anjuran untuk berkurban dengan menyembelih enam ekor kambing dan dua ekor sapi.

Sementara para santri tingkat Wustho dan Ulya menyimak seminar Fikih Qurban, segenap santri tingkat Ula asyik berlomba di GOR Al Kamal. Para asatid terjun langsung membantu prosesi penyembelihan dan pembagian daging kurban. Seluruh santri dan asatid mengikuti kegiatan Idul Adha ini dengan antusias dan semangat. Meskipun tidak berhari raya dengan keluarga, teman-teman di pondok sudah cukup menggembirakan hati di hari yang istimemwa.(Yiunma.Red)