Zaki Ahmad Fauzi, – 2811123242 (Undergraduate thesis, IAIN Tulungagung, 2016)
Skripsi dengan judul “Motivasi Pengelola Pondok Pesantren dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Al-Qur’an Santri di Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal Kunir Wonodadi Blitar”, ini ditulis oleh Zaki Ahmad Fauzi, NIM. 2811123242 dibimbing oleh Dr. Chusnul Chotimah, M. Ag
Kata kunci: Motivasi, Pengelola, Prestasi, Al-Qur’an.
Latar belakang dalam penelitian ini adalah motivasi terbentuk dari sikap seorang pendidik/ guru sebagai pengasuh dalam menghadapi situasi kerja. Motivasi merupakan kondisi yang menggerakkan seseorang yang terarah untuk mencapai tujuan pendidikan. Faktor-faktor yang dapat menumbuhkan adanya motivasi untuk giat belajar, bekerja dan berusaha adakalanya tumbuh dari dalam diri seseorang (internal) dan juga yang muncul dari luar diri seseorang (eksternal). Salah satu hal yang menjadi motivasi seorang pendidik dalam hal ini kiai dan jajaran ustadz/ ustadzah sebagai pengasuh punya tanggungjawab yang besar, bukan hanya dia menjadi seorang penyampai ilmu semata namun juga menjadi pemimpin bagi para santrinya didalam mengatur, membimbing serta mendisiplinkan para santri. Dengan tanggungjawab besar yang diemban oleh kiai beserta ustadz/ ustadzah tentunya didalam menjalankan tugasnya harus berdasarkan dedikasi dan loyalitas yang tinggi. Niat yang benar adalah keinginan dalam hati dalam melaksanakan suatu kegiatan untuk mendapatkan keridhaan-Nya. Pada realita yang sekarang terjadi banyak orang yang mempunyai harapan besar menjadi seorang pendidik namun dalam praktiknya ketika mengajar, mereka kurang begitu antusias dan tidak memberikan perhatian kepada anak didik mereka secara totalitas. Hanya sekedar menyelesaikan tanggungjawab sebagai guru yaitu mengajar (mu’allim). Tetapi belum sampai pada ranah mendidik (murobbi). Bahkan ada yang menginginkan bayaran semata. Ketika mengajar tidak diberi honor yang tinggi maka tidak mau mengajar.
Yang menjadi fokus penelitian dalam skripsi ini adalah: (1) Bagaimana motivasi ekstern pengelola pondok pesantren dalam meningkatkan prestasi belajar Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal Kunir Wonodadi Blitar? (2) Bagaimana motivasi intern pengelola pondok pesantren dalam meningkatkan prestasi belajar Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal Kunir Wonodadi Blitar? (3) Apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat motivasi pengelola pondok pesantren dalam meningkatkan prestasi belajar Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal Kunir Wonodadi Blitar?. Adapun yang menjadi tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui dan mendiskripsikan motivasi ekstern pengelola pondok pesantren dalam meningkatkan prestasi belajar Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal Kunir Wonodadi Blitar. (2) Mengetahui dan mendiskripsikan motivasi intern pengelola pondok pesantren dalam meningkatkan prestasi belajar Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal Kunir Wonodadi Blitar. (3) Mengetahui dan mendiskripsikan faktor pendukung dan faktor penghambat motivasi pengelola pondok pesantren dalam meningkatkan prestasi belajar Al-Qur’an santri di Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal Kunir Wonodadi Blitar.
Dalam penelitian ini digunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Wawancara digunakan untuk memperoleh informasi atau data berupa ucapan, pikiran, gagasan tentang motivasi dari bapak kiai beserta ustadz/ ustadzah pengajar Al-Qur’an baik motivasi eksternal maupun internal. Observasi dilakukan secara langsung untuk mengamati keadaan bapak kiai dan ustadz/ ustadzah serta kondisi pembelajaran Al-Qur’an di Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal. Dokumentasi digunakan dalam penelitian ini untuk mencari data mengenai hal-hal yang berhubungan dengan hasil penelitian terkait motivasi pengelola pondok pesantren dalam meningkatkan prestasi belajar Al-Qur’an santri serta gambaran umum Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi eksternal yang dimiliki oleh bapak kiai dan ustadz/ ustadzah dalam mengajar dan memberikan perhatian pada pembelajaran Al-Qur’an para santri yaitu: (1) Pemenuhan (melakukan) kewajiban sebagai program wajib di Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal. (2) Pengembangan kelembagaan. (3) Santri merupakan amanat dari orang tua/ wali santri. (4) Kurang adanya minat dan perhatian dari para santri terhadap pentingnya membaca dan mempelajari Al-Qur’an. (5) Sebagai sarana syiar dan dakwah ke khalayak umum. Sedangkan motivasi internal bapak kiai dan ustadz/ ustadzah meliputi: (1) Motivasi agama. (2) Adanya keprihatinan, para santri yang belajar di Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal ini datang dari berbagai daerah dan memiliki latar belakang yang berbeda-beda dan memiliki perbedaan tingkat membaca Al-Qur’an ada yang sudah baik tapi disisi lain banyak juga santri yang masih lemah dan kurang dalam membaca Al-Qur’an. (3) menyampaikan ilmu itu dianjurkan walaupun hanya sedikit. Selain mengetahui motivasi dari bapak kiai dan ustadz/ ustadzah pengajar Al-Qur’an peneliti juga menemukan faktor pendukung dan faktor penghambat dari motivasi tersebut. Dari segi faktor pendukung ada beberapa hal: (1) Tumbuhnya solidaritas para ustadz/ ustadzah. (2) Adanya ketaatan dari para santri. (3) Adanya dukungan dari para orang tua/ wali santri. (4) Adanya Momentum. (5) Pesantren telah memberi wadah melalui lembaga baru yang dinamakan dengan Majelis Murottil Al-Qur’an (MMQ). (6) Para ustadz/ ustadzah pengajar Al-Qur’an diberikan pengarih-arih (tunjangan). (7) Munculnya kesemangatan dalam belajar pada diri santri. Adapun faktor penghambat dari motivasi bapak kiai dan ustadz/ ustadzah pengajar Al-Qur’an sebagai berikut: (1) Tingkat kesemangatan dan minat belajar dari para santri masih naik turun. (2) Waktu yang tersedia untuk pembelajaran Al-Qur’an masih minim. (3) Belum adanya penyeragaman terkait dengan metode yang digunakan di Pondok Pesantren Terpadu Al-Kamal.
Url: https://digilib.alkamalblitar.com/index.php?p=show_detail&id=2&keywords=