KH. Ahmad Khasanudin, S.HI: Rayakan Tahun Baru Islam Dengan Cara Islami

Alkamalblitar.com- “Perhitungan Tahun Hijriyah adalah hasil dari pemikiran para sahabat, tahunnya orang Islam. Maka rayakanlah dengan perayaan yang Islami. Supaya berbeda, berbeda dengan perayaan tahun baru Masehi, berbeda dengan perayaan Imlek, dan lain sebagainya.” Tutur KH.Ahmad Khasanudin, S.HI. dalam mauidhoh hasanah peringatan tahun baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriyah di Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal.
Penanggalan Hijriyah pertama kali disepakati pada masa kekhalifahan Umar bin Khattab dengan dasar perputaran bulan. Pada masa itu, Umar bin Khattab sebagai khalifah yang terkenal cerdas dan progresif mulai aktif berkorespondensi, namun umat Islam masih dibingungkan dengan sistem penanggalan, karena yang dikenal adalah penanggalan Masehi dan tahun gajah. Sehingga khalifah bersama para sahabat bermusyawarah, bermufakat bahwa Islam akan menggunakan perhitungan tanggal dari peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah.
Merayakan tahun baru Hijriyah, Jumat, 26 Juni 2025 ini para santri serta asatid Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal berkumpul di syurfah masjid untuk membaca sholawat dan Maulid Diba’. Maulid Ad-Diba’ berisi shirah nabawiyah dan pujian kepada Nabi Muhammad  SAW. Nama Maulid Diba’ tersebut diambil dari nama pengarangnya, yakni Al-Imam Wajihuddin Abdurrahman bin Muhammad bin Umar bin Ali bin Yusuf bin Ahmad bin Umar Ad-Diba’i Asy-Syaibani Al-Yamani Az-Zabidi Asy-Syafi’i. Beliau wafat di kota Zabid pada pagi hari, tepatnya pada hari Jumat tanggal 12 Rajab 944.
Di akhir acara, KH. Ahmad Khasanudin, S.HI., menuturkan Sejarah penanggalan Islam, serta keutamaan membaca shalawat. Pada masa itu, Nabi Muhammad SAW berhijrah dari Mekkah ke Yatsrib. Negara dimana umat muslim di negeri tersebut masih menjadi minoritas. Namun ada sahabat Anshar, yang menyambut kedatangan Nabi Muhammad SAW dengan tabuhan rebana sertalantunan sholawat tholaal badru. Mendengar antusiasme sahabat Anshar, Nabi Muhammad SAW tersenyum, dan para sahabat menyimpulkan bahwa Beliau menghendaki hal tersebut. Beliau senang ketika ada umat yang bersholawat kepadanya. (Tat’s.red)

Tags :

Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *