KH.Asmawi Mahfudz Tegaskan “Pengurus Harus Melihat Santri Bi ‘Aini Rohmah”

Alkamalblitar.com- Menyikapi maraknya isu bullying di pesantren, Prof.Dr.KH.Asmawi Mahfudz, M.Ag, memberi pesan “Lihatlah santri bi ‘aini rohmah -dengan pandangan penuh kasih sayang. Karena pengurus firqoh adalah perpanjangan tangan dari pengurus Markazy. Pengurus Markazy adalah tangan kanan pengasuh dan masyayikh. Pengasuh dan masyayikh adalah penerusnya para nabi.” Nasihat yang diberikan beliau di hari pelantikan pengurus firqoh ini berisi empat sifat kenabian yang harus diteladani seorang pengurus.
Yaitu sidiq yang berarti jujur dalam perkataan dan perbuatannya, amanah dapat dipercaya di empat hal. Bahasa sebagai mahkota pesantren, kitab kuning sebagai simbol pondok salaf, ibadah dan akhlaq karimahamanah di sini juga dapat diartikan sebagai contoh yang baik bagi santri. Yang ketiga adalah fathanah atau cerdas, sehingga dapat menyelesaikan masalah kepengurusan dengan kecerdasan sosialnya. Terakhir adalah tabligh, yang dapat diartikan sebagai sikap komunikatif karena kepengurusan tidak akan berjalan jika tidak ada komunikasi.
130 pengurus firqoh masa khidmah 2025/2026 di Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal resmi dilantik pada Ahad, 29 Juni 2025. Dalam rangkaian acara Masa Orientasi, Pembekalan dan Pelantikan Pengurus Firqoh Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal (MOPPPFiPPTA) 2025, sejak 28-30 Juni mereka diberi bekal mengenai khidmah, job deskripsi, problem solving, praktik pembuatan program hingga laporan pertanggungjawaban.
Kegiatan MOPPPFiPPTA ini bertempat di tiga lokasi. Lokasi pertama di GOR Al Kamal, sebagai lapangan utama tempat apel dan kegiatan luar ruangan. Kegiatan yang dilakukan di lapangan bersifat formal, tegas, guna melatih keberanian pengurus firqoh. Lokasi kedua bertempat di Aula Al Manshur sebagai tempat materi dan focus discussion group (FGD). Menjadi pengurus wajib bisa berpikir kritis, dalam forum FGD ini mereka dilatih untuk mengulas dan mendiskusikan materi yang telah diberikan. Lokasi ketiga ada di Firqoh masing-masing untuk praktik kerja lapangan di hari terakhir. Para pengurus menjalankan tugas departemennya masing-masing lantas melaporkannya kepada panitia MOPPPFiPPTA.
MOPPPFiPPTA 2025 ditutup dengan pendadaran yang asyik. Pengurus diberi tugas untuk mencari petunjuk yang telah disembunyikan oleh panitia. Di malam penuh gemintang, mereka lantas menerima petuah dan nasihat dari pengurus Markazy. Setelah bersusah payah dan lelah mereka makan bersama dengan panitia. Sebelum pulang, pengurus firqoh juga bersalam-salaman dengan panitia, dengan harapan saling memaafkan. Saling bekerja sama untuk berkhidmah menjalankan roda kepengurusan di Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal kedepannya. (Tat’s.red)

Tags :

Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *