PORSA 28 Resmi Dibuka, Santri Al Kamal Siap Berlaga

Alkamalblitar.com- Pekan Olahraga dan Seni Santri (PORSA) yang ke-28 dibuka pada Sabtu, 06 Desember 2025 bertempat di GOR Al-Kamal. PORSA kali ini mengangkat tema تعزيز روح اللغة بتقوية الوحدة من خلال المسابقات الرياضية والفنية yang memiliki arti “Menggelorakan semangat berbahasa dengan menguatkan kebersamaan melalui kompetisi olahraga dan seni”, dengan bernuansa kastil abad pertengahan sebagai tema hias panggung PORSA tahun ini. PORSA yang dipimpin oleh Ust. Imam Mahfudz sebagai ketua ini mewadahi lebih dari 20 cabang lomba baik yang perseorangan maupun berkelompok.
Pembukaan PORSA diawali dengan masuknya MC oleh Jihan Alya dan Hanin Alya, dan persembahan parade dari setiap qobilah. Tahun ini terdapat perbedaan susunan qobilah yaitu berjumlahkan 9 qobilah, sedangkan sebelumnya terdapat 10 qobilah. Di antara qobilah yang berkompetisi memperebutkan piala umum PORSA 28 adalah ABS Asy-Syarqi, ABS Al-Wasthi, ABS Asy-Syamali, ABS Al-Ghorbi, Ikanta UCY,  Central of Iksanta, Iksanta United, Hikasari dan Asia. Pada parade ini setiap qobilah masing-masing mengeluarkan 9 perwakilan, 3 diantaranya sebagai rois qobilah, pembawa papan nama qobilah dan pembawa bendera dari setiap qobilah dan sisanya sebagai  pengiring yang menjadi sebagai tanda identitas qobilah yang mengenakan kostum ciri khas masing-masing qobilah.
“Di zaman saya, sekitar tahun 2007 teman-teman santri Al-kamal dibagi menjadi 5 qobilah. Yang di dalamanya sudah ada Iksanta (Ikatan Santri Al-kamal), ABS (Assosiaton Blitar Student), Hikasari (Himpunan Keluagra Al-Kamal Kediri), Asia (Assosiasi Santri Indonesia Al-Kamal) dan COSAKA (gabungan dari santri LKSA yang menjadi satu qobilah) yang sampai pada 2009 Iksanta menjadi 5 qobilah, ABS 3 Kemudian Hikasari dan Asia. Dan pada 2010 Hikasari menjadi juara umum satu PORSA. Maka dari itu, kalian harus semangat dalam mengikuti kegiatan PORSA ini.” ujar ust. Misbahul Khoironi di saat sambutannya.
Prof. KH. Asmawi Mahfudz, M.Ag menyampaikan terkait seberapa pentingnya bahasa dalam kehidupan kita. Mengingat dalam rangkaian kegiatan PORSA ini terdapat kegiatan Taqrirotul Lughoh atau peresmian bahasa. Beberapa pesan beliau teruntuk santri Al-Kamal adalah bahwa kita sebagai santri  juga harus mempraktikan penggunaan bahasa di lingkungan keluarga masing-masing. Beliau juga berpesan bahwa kita harus menjadi santri alim yang berbahasa dengan bahasa Arab maupun bahasa Inggris sehingga kita nanti akan sukses dengan kemampuan berbahasa.
Pembukaan PORSA ditandai dengan pukulan gong sebanyak tiga kali oleh Prof. KH.Asmawi Mahfud, M.Ag, kemudian disusul denagan suara ledakan kembang api yang menambah kesan kemeriahan dan antusiasme santri menyambut PORSA ke-28. Lantas acara berlanjut dengan prosesi pengembalian piala juara umum pada PORSA ke-27 oleh qobilah Iksanta UCY kepada rois Markazy, ust.Misbahul Khoironi, M.H. Di akhir acara rangakain pembukaan PORSA ini terdapat 2 penampilan, yaitu rilisan cover lagu Sabar dengan modifiikasi lirik PORSA 28 yang dibawakan oleh Hasna Sholihah dan Warih Aruna. Serta persembahan tarian Warok oleh santri Firqoh Al-Manshur. Tari Warok adalah bagian dari kesenian Reog Ponorogo Jawa Timur. Tarian yang dipimpin oleh Dimas Bayu Aprilion ini menggambarkan sosok tokoh legendaris yang memiliki kesaktian, wibawa tinggi, dan sifat kesatria.(ciks_red)

Tags :

Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *