Tak Patah Semangat, Santri Al-Kamal Salurkan Kekreativitasannya Dalam Lomba Hari Ke-4 PORSA 28

Alkamalblitar.com- Memasuki hari keempat PORSA 28 tepatnya  pada Rabu, 10 Desember 2025 diselenggarakan 2 perlombaan yaitu Taqdimul Qishoh dan Story Telling, serta Insya 3 bahasa (Bahasa Arab, Inggris, dan Indonesia). Perlombaan Taqdimul Qishoh dan Story Telling bertempat di GOR Al-Kamal, sedangkan perlombaan Insya’ 3 bahasa bertempat di Aula Firqah Al-Manshur.
Perlombaan insya’ merupakan ajang penuangan ide kreatifitas santri dalam bentuk tulisan atau karangan. Berbeda dari tahun kemarin, tahun ini karya yang ditentukan akan disamakan antar peserta, kini yang terpilih yakni karya cerpen. Hal itu disebabkan agar mudah dalam penilaian dari juri. Tema yang ditentukan di tempat membuat para santri harus berpikir kritis juga mengasah kebahasaan yang mereka miliki. Perlombaan diawali dengan pembacaan juknis oleh panitia, serta berbentuk karya cerpen. Penentuan tema dilakukan di tempat dengan metode acak. Waktu pengerjaan berdurasi 75 menit. Diselenggarakannya perlombaan ini untuk menuangkan kemampuan berbahasa dalam bentuk tulisan, baik Bahasa Indonesia, Arab, maupun Inggris.
Di waktu yang bersama, tepatnya di GOR Al-Kamal diselenggarakan lomba Taqdimul Qishoh dan Story Telling. Terdapat 9 penampilan dari jenis perlombaan dan setiap penampilan membawakan berbagai macam kisah, baik kisah legenda ataupun dongeng. Properti unik yang digunakan dari setiap peserta membuat penghayatan karakter dari penampilan mereka semakin terlihat dan menarik. Ciri khas penampilan pun tentu berbeda dari setiap pesertanya. Gemuruh tepuk tangan disertai sorak-sorakan dari para santri Al-Kamal menambah kemeriahan pada acara malam ini. Tak hanya itu, semangat santri semakin membara saat mereka membunyikan yel-yel dari qobilahnya masing-masing sebagai partisipasi dan untuk menyemangati setiap perwakilan yang tampil.
“Acara ini sangat seru. Selain sebagai hiburan juga dapat mengambil berbagai manfaat seperti menambah wawasan dalam berbahasa dan dapat mengambil pessan moral dari kisah yang ditampilkan” Ucap Mazro’ salah satu seorang santriwati.
Setelah semua penampilan selesai, dilanjutkan dengan beberapa kalimat komentar serta saran dari Ustadzah Disa Vitari Susilo dan Ustadzah Zessy Fitrotul Hamdiyah sebagai juri dalam perlombaan ini. Serta memberikan beberapa motivasi agar tetap semangat dalam mengikuti kegiatan PORSA 28. (hnyzhr.red)

Tags :

Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *