
Ngaji dan Ngabdi 102 Keberkahan Haul Pondok Pesantren
ذكرى يوم الوفاة لبعض الأولياء والعلماء مما لا ينهاه الشريعة الغراء حيث أنها تشتمل غالبا على ثلاثة أمور. منها زيارة القبور والتصدق بالمأكل والمشارب وكلاهما غير منهي عنه. ومنها قرائة

ذكرى يوم الوفاة لبعض الأولياء والعلماء مما لا ينهاه الشريعة الغراء حيث أنها تشتمل غالبا على ثلاثة أمور. منها زيارة القبور والتصدق بالمأكل والمشارب وكلاهما غير منهي عنه. ومنها قرائة

Tadi malam saya ditaqdir oleh Allah untuk ambil bagian dalam laporan pertanggung jawaban Yayasan Masjid Bayturrahman. Sebuah yayasan yang dahulu diinisiasi oleh mbah buyut yang bernama Kyai Abu Umar. Bermula

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلاً كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاءِ “Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya

Indonesia sebagai negara paling banyak penduduknya yang beragama Islam, tentunya pengalaman keagamaannya akan memberikan makna tersendiri, dibanding dengan bangsa-bangsa lain di muka bumi ini, terutama dalam praktik hukum Islamnya. Sejarah

Diriwayatkan oleh al-Qurtubi dengan sanadnya, Nabi Saw dawuh, suatu ketika malaikat maut hadir kepada seorang laki-laki, terus dia melihat di setiap anggotanya tidak menemukan kebaikan sama sekali, kemudian malaikat maut

Selanjutnya lanjutan dari minggu kemarin, hal pokok dalam maslahah “Hifd al-Nafs” memelihara jiwa. Jiwa manusia harus dijaga kebaikannya, keberlanjutanya, kehidupannya, maka dilarang segala hal yang dapat menggangu, menyakiti apalagi merusak

Tema diskusi kali ini dalam mata kuliah Filsafat Hukum Islam adalah tujuan hukum Islam. Sebuah materi wajib bagi peminat studi hukum Islam, terkait filsafat hukum. Hal ini dikarenakan tujuan hukum

وَما كانَ الْمُؤْمِنُونَ لِيَنْفِرُوا كَافَّةً فَلَوْلا نَفَرَ مِنْ كُلِّ فِرْقَةٍ مِنْهُمْ طائِفَةٌ لِيَتَفَقَّهُوا فِي الدِّينِ وَلِيُنْذِرُوا قَوْمَهُمْ إِذا رَجَعُوا إِلَيْهِمْ لَعَلَّهُمْ يَحْذَرُونَ (Artinya: Dan tidak sepatutnya orang-orang mukmin itu semuanya

Dalam tradisi Islam, studi tentang pemikiran al-Ghazali, sudah menjadi sebuah keniscayaan, mengingat khazanah keilmuan Islam yang ditinggalkannya begitu pasaran di dunia muslim, baik pada tataran teoritis atau praktis Muslim. Pertama
Tetap terhubung dengan Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal Blitar! Berlangganan berita kami untuk mendapatkan informasi terkini, acara, dan program pendidikan langsung dari pesantren.
Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal (PPTA), merupakan salah satu pondok pesantren tertua dan terbesar di Blitar raya yang memadukan kurikulum salafi yang kental dengan kajian berbagai kitab klasik dengan kurikulum modern yang berkonsentrasi dalam skill bahasa asing baik arab maupun inggris. Sehingga lulusan PPTA diharapkan mampu menjawab tantangan globalisasi dengan tetap mengedepankan syari’at Islam yang moderat.
Layanan informasi pendaftaran pesantren silahkan klik tombol dibawah ini: