
Ngaji dan Ngabdi 49: Merajut Paseduluran
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ليس منا من لم يوقر كبيرنا ولم يرحم صغيرنا (Bukanlah termasuk golonganku orang yang tidak menghormati yang lebih tua, dan tidak menyanyangi yang

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم ليس منا من لم يوقر كبيرنا ولم يرحم صغيرنا (Bukanlah termasuk golonganku orang yang tidak menghormati yang lebih tua, dan tidak menyanyangi yang

Penjelasan ayat-ayat sebelumnya berhubungan dengan keadaan dan siksa ahli neraka yang pedih, sesuai dengan amal perbuatan mereka di dunia, sebagai pembuktian kebenaran ancaman Allah. Maka pada ayat ini Allah memberikan

Musyawarah adalah aktifitas dialogis, antara dua orang atau lebih dalam menyelesaikan masalah. Aktifitas musyawarah ini menjadi suatu yang mulai dipandang dari sudut agama atau kebiasaan masyarakat. Dalam sudut pandang agama

Pada Jumat malam Sabtu kemarin, kita melakukan rutinitas anjangsana pengajian tafsir, bersama masyarakat desa Kunir dan sekitarnya. Kebetulan hari itu diminta oleh jamaah, bertempat di rumahnya bapak Sumitro. Sebagaimana pengajian

Masalah musik dan lagu tidak secara langsung dibahas oleh al-Ghazali, tetapi kajiannya masuk dalam bab al-sima’, sebuah kajian tentang hukum dan etika mendengarkan lagu-lagu. Dalam bab ini al-Ghazali membahas panjang

وَجَعَلْنَا ٱلنَّهَارَ مَعَاشًا. (dan Kami jadikan siang untuk mencari penghidupan), Pada ayat ke 11 ini, Allah menunjukkan dalil tentang kuasa Allah untuk membangkitkan makluq-Nya di hari kiamat. Yang pada ayat

Masih melanjutkan dari pengajian sebelumnya tentang adab seorang muslim adalah tidak mempunyai prilaku konsumtif, berlebih-lebihan yang berpengaruh negatif baginya. Di antara pengaruh negatifnya disebutkan oleh pengarang kitab sebanyak lima hal,

Pada semester ini Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum Universitas Islam Sayyid Ali Rahmatullah menjalankan rutinitas akademik Praktik Pengalaman Lapangan yang disebut juga magang atau praktikum, bagi semester VII, diikuti oleh

Minggu kemarin kita dalam pengajian ba’da subuh memperoleh kesempatan dari Allah untuk menyelesaikan kajian kitab Ta’lim al-mutaalim dan syarahnya. Sebuah kitab yang ditulis oleh Syekh Ibrahim ibn Ismail dalam memberikan
Tetap terhubung dengan Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal Blitar! Berlangganan berita kami untuk mendapatkan informasi terkini, acara, dan program pendidikan langsung dari pesantren.
Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal (PPTA), merupakan salah satu pondok pesantren tertua dan terbesar di Blitar raya yang memadukan kurikulum salafi yang kental dengan kajian berbagai kitab klasik dengan kurikulum modern yang berkonsentrasi dalam skill bahasa asing baik arab maupun inggris. Sehingga lulusan PPTA diharapkan mampu menjawab tantangan globalisasi dengan tetap mengedepankan syari’at Islam yang moderat.
Layanan informasi pendaftaran pesantren silahkan klik tombol dibawah ini: