Hari Ketujuh PORSA 28 Membara: Semangat Menggema dari Lapangan hingga Panggung Syi’ir

Oplus_16908288
Alkamalblitar.com- Jum’at, 13 Desember 2025 merupakan hari ke tujuh dari ajang PORSA 28 yang sedang berlangsung. Perlombaan bergengsi yang dilaksanakan yakni Kasti Putri dan Volly Putra di tengah hari, kemudian lalaran syi’ir di malam harinya. Serangkaian perlombaan di siang hari ini dilaksanakan di KBIHU Al-Kamal dan lapangan MAN 3 Blitar.
Cabang Olahraga (Cabor) Kasti Putri (PI) bukan sekadar permainan, melainkan manifestasi semangat yang membara. Delapan pemain inti, didukung dua cadangan yang siap siaga, saling berhadapan dalam ‘perang’ softball yang paling dinanti. Setiap pukulan, setiap larian, diiringi gemuruh sorakan suporter yang memekakkan telinga. Energi di lapangan begitu menular, menciptakan atmosfer perayaan yang tak terlupakan. Dari pertandingan sengit ini diperoleh hasil berikut :
  • Kriteria kasti PI
  1. Qobilah HIKASARI
  2. Qobilah ABS-Syarqi
  3. Qobilah Central of Iksanta
Di waktu yang bersamaan, lapangan MAN 3 Blitar di ramaikan dengan cabor Volly Putra. 6 pemain bersemangat dalam perlombaan yang akan merebutkan posisi kejuaraan. Iringan yel-yel qobilah serta sorakkan para penontonnya membuat suasana semakin seru. Pada akhirnya kerja keras telah berbuah hasilnya kejuaraan telah didapat dengan kriteria yang telah tertera.
  • Kriteria Volly PA
  1. Qobilah HIKASARI
  2. Qobilah Iksanta United
  3. Qobilah ASIA
Setelah panasnya persaingan siang hari, malam PORSA menyuguhkan ketenangan sekaligus keajaiban seni. Perlombaan Lalaran Syi’ir Nadhom Imrithi mengubah malam menjadi panggung keindahan vokal dan musikalitas. Bukan hanya sekadar melafalkan, para peserta menyulap Nadhom Imrithi menjadi berbagai irama lagu yang inovatif, memamerkan kekayaan kreativitas mereka. Suara merdu dari vokal tim mengalun indah, dihiasi alunan musik beragam yang membuat malam terasa magis dan puitis. Yang paling memukau adalah instrumennya! Jauh dari alat musik konvensional, tim-tim ini menggunakan perkakas sehari-hari seperti ember, botol bekas kaca, hingga piring yang dipukul sendok, menciptakan orkestra unik yang tak terduga.Puncak kejutan adalah improvisasi sinden yang disisipkan dalam lantunan nadhom. Gaya ini bukan hanya menjadi pembeda, tetapi juga magnet yang menyedot perhatian, membuktikan bahwa tradisi dan inovasi dapat bersatu dalam harmoni yang sempurna. (itsqiy.red)

Tags :

Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *