Hari Keempat PORSA: MQK Tolok Ukur Kemampuan Sejati Santri Dalam Thalabul Ilmi

Alkamalblitar.com- Memasuki hari keempat Pekan Olahraga dan Seni Santri Al Kamal (PORSA 27) pada Rabu, 11 Desember 2024 diadakan perlombaan membaca kitab kuning atau Musabaqah Qiroatul Kutub (MQK). Bertempat di Aula Firqah Hidayati Mahmud, kemampuan peserta jenjang wustho dan ulya dalam menguasai isi kitab diuji oleh para juri.
Menyesuaikan dengan kurikulum madrasah diniyah yang diterapkan di Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal, panitia Musabaqah Qiroatul Kutub mengadopsi isi kitab Fathul Karib bab bersuci (thaharoh) untuk peserta jenjang wustho dan bab perbuatan yang dilarang (jinayat) untuk jenjang ulya. Sistematika tampilan peserta dimulai dengan membaca makna Jawa pasal yang telah ditentukan panitia, lalu diterjemahkan dalam bahasa Indonesia sebelum kemudian mendapat beberapa pertanyaan juri dari segi materi seputar fikih, I’lal, I’rob, nahwu, maupun shorof.
Ustaz Misbahul Khoironi salah satu juri perlombaan ini mengungkapkan bahwa menurutnya MQK merupakan perlombaan yang seharusnya menjadi terpenting dan digemari para santri. “Yang namanya santri kalau gak bisa baca kitab itu harusnya dipertanyakan kesantriannya. Kalau belum bisa baca keseluruhan makna setidaknya paham dengan isi kitabnya,” tutur beliau dalam sesi komentar  juri. Meskipun tidak memiliki banyak penonton sebanyak perlombaan lain, para peserta MQK tetap menunjukkan antusias mereka dengan belajar kitab yang diujikan hingga urutan nomornya dipanggil. (rael.red)

Tags :

Share This :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *