
Ngaji dan Ngabdi 16 : Kehilangan Kyai Obor Pesantren
وما يلى المضاف يأت خلف # عنه فى الاعراب اذا ما حذف Sebuah Generasi harus mampu mengganti generasi orang tua apabila telah diambil oleh Allah Swt Pasca tempat tinggal yang

وما يلى المضاف يأت خلف # عنه فى الاعراب اذا ما حذف Sebuah Generasi harus mampu mengganti generasi orang tua apabila telah diambil oleh Allah Swt Pasca tempat tinggal yang

Sebagai bahan renungan pengajian dan renungan selanjutnya yang berhubungan dengan fasilitas, sebagai bagian anugerah Allah adalah fakta ketika masih kemanten baru, pada tahun 2005 mertua Yai Mahmud dan Bu Nyai

Sejak saya di al-kamal Kunir ada beberapa program renovasi dan pengembangan beberapa fasilitas Pondok Pesantren, sebagai upaya meningkatkan daya tampung santri, membuat sarana prasarana santri yang representatif dan sebagai usaha

Setelah dua hari berhari raya di Kendal Jawa tengah, kita sekeluarga kembali lagi ke Blitar, untuk melanjutkan silaturahim, menerima tamu dan mengunjungi beberapa saudara sesepuh di Kabupaten Blitar dan sekitarnya.

Setelah mengikuti kegiatan kyai Mahmud juga pesantren, kemudian masuklah saya di bulan Ramadhan tahun pertama saya berada di kunir. Sebagaimana layaknya pesantren-pesantren di Indonesia, di al-Kamal saat itu juga dijalankan

Sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak keluarga bahwa akad nikah dilaksanakan pada bulan Sya’ban tahun itu, kalau masehi tahun 2004. Sedangkan untuk resepsinya dilaksanakan satu tahun setelah acara akad nikah.

Di tengah-tengah menikmati kehidupan menjadi pengabdi dan pekerja akademik, suatu saat diajak oleh salah satu gurunya di Tribakti Lirboyo, yakni KH. Halimi Turmudhi. Beliau mengajak silaturahim ke salah satu alumni

Menjadi Asisten Direktur di Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Tulungagung, bukan hal baru bagi saya, selain karena hanya asisten, tanggung jawab kelembagaannya tidak penuh, memang ketika di IAI Tribakti

Perkuliahan program Doktor sebenarnya hampir sama dengan Magister, hanya saja rata-rata dosen pengajar adalah profesor-profesor senior. Misalnya Prof. Dr. Ridlwan Nasir, MA, Prof. Nur Syam, MA, Prof. Thoha Hamim, MA,
Tetap terhubung dengan Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal Blitar! Berlangganan berita kami untuk mendapatkan informasi terkini, acara, dan program pendidikan langsung dari pesantren.
Pondok Pesantren Terpadu Al Kamal (PPTA), merupakan salah satu pondok pesantren tertua dan terbesar di Blitar raya yang memadukan kurikulum salafi yang kental dengan kajian berbagai kitab klasik dengan kurikulum modern yang berkonsentrasi dalam skill bahasa asing baik arab maupun inggris. Sehingga lulusan PPTA diharapkan mampu menjawab tantangan globalisasi dengan tetap mengedepankan syari’at Islam yang moderat.
Layanan informasi pendaftaran pesantren silahkan klik tombol dibawah ini: